Usia Produktif Sering Terkena Kanker Payudara

Memang hampir semoa orang yang Usia produktif sering terkena kanker payudara tapi tidak tutup kemungkinan orang yang sudah tidak produktip usianya juga dapat terserang jadi untuk itu khusunya bagi kaum perempuan agar berhati - hati dan waspadalah terhadap penyakit kanker payudara karena penyakit ini dapat menerang siapa saja. Sejumlah kasus kanker payudara di golongan usia produktif mengindikasikan kanker mampu menimpa siapa saja.




Salah satu pasien kanker payudara, sebut saja Sasa, ibu bujang, yg baru dikaruniai satu orang putra, mengisahkan pengalaman dramatisnya.

Sasa divonis menderita kanker payudara terhadap umur 29 thn, atau thn dulu. Sejak itu, Sasa mesti menjalani masektomi atau operasi pengangkatan payudara sebelah kanannya.

"Awalnya ada benjolan & dahulu belum tahu seandainya itu kanker, dikala itu telah stadium dua grade satu. Disarankan buat masektomi, dikarenakan menurut dokter itu lebih baik," ucap wanita yg berprofesi yang merupakan pengelola sekaligus pengajar PAUD di Klaten ini.

Sasa diawal mulanya rajin ia benar-benar tidak jarang laksanakan Sensor Payudara Sendiri (Sadari) utk memeriksa payudaranya. hal tersebut telah beliau laksanakan sejak tetap berstatus mahasiswa.

Ketika mengetahui ia mengidap kanker, Sasa kaget & pernah menciptakan keadaan dia drop. Dirinya terperanjat di diwaktu usianya yg masihlah jejaka, dia mesti bertarung bersama penyakit ganas tersebut.

Perihal tersebut pun mengagetkan keluarga besar nya.Lebih-lebih dengan cara keturunan, tak ada yg terkena kanker di keluarganya.

"Saya gen gak punyai, dari PA hormonal negatif seluruh, menjadi bukan lantaran aspek hormonal. Namun HER2 aku positif & kanker aku bukan lantaran aspek hormonal & bukan sebab factor genetik," ujarnya yg teratur menjalani pengobatan medis di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

Gaya Hidup

Ada sekian banyak hal yg mampu memicu & menyebabkan sesorang terkena kanker. Terkecuali sebab hormonal & genetik, kanker dapat dipicu elemen lain. Seperti pola hidup yg tak sehat, pola makan, rokok & kurang akitivitas fisik.

Sasa juga memperkirakan kanker yg muncul di dalam tubuhnya diakibatkan gaya hidup yg tak sehat diwaktu dia kuliah di Yogyakarta.

"Saya evaluasi diri, ada benarnya lalu kuliah di Yogya, menjadi anak kost, aku menyukai makan sembarangan. Yogya kan seandainya makan tengah malam jarang ada yg sayur‑sayuran & adanya yg bakar‑bakaran, kan itu ada karsinogennya," ujar Sasa yg bergabung dgn Paguyuban Penderita & Mantan Penderita Kanker YKI Cabang Yogyakarta.

diluar itu, adanya kandungan MSG yg dimakan dengan cara konsisten menerus serta dirasa jadi salah satu penyebabnya. Tidak Cuma pula dikala kuliah di salah satu kampus negara di Yogyakarta, Sasa kurang lakukan gerakan fisik seperti olahraga, bahkan tak sempat.

sekarang, Sasa telah laksanakan perawatan medis lebih dari satu th. April dulu, beliau telah menyelesaikan kemoterapi & radiasi. Sasa serta merasa meraih perkembangan yg bagus.

Terkait bersama umur penderita kanker, dari pengalamanya berjumpa penderita lain, diwaktu ini benar-benar tidak sedikit wanita umur bujang yg telah terkena kanker utamanya payudara. Salah seorangnya mahasiswi yg umurnya baru 22 th.

Data Dinkes DIY menyatakan buat golongan usia 15‑24 thn terhadap 2014 terdapat enam kasus baru.

Sedangkan terhadap Januari hingga Juli 2015 ditemukan tiga kasus baru, data tersebut pun telah dapat menjadikan gambaran umur jejaka atau umur sekolah telah rentan terkena kanker.

Felicia Zahida, Ketua Paguyuban Penderita & Mantan Penderita Kanker YKI (Yayasan Kanker Indonesia) cabang DIY tak menampik apabila memang lah diwaktu ini ada kasus‑kasus baru yg dialami oleh golongan usia produktif.

Terkecuali dari paguyuban, berdasar dari pengalamannya berjumpa bersama pasien lain diwaktu lalu ia menjalani proses pengobatan, wanita yg akrab disapa Bu Edo ini sempat berjumpa penderita kanker umur belia.

"Jadi benar-benar udah semakin jejaka sih, diwaktu saya kira kira 41, orang lain usia 55 baru kena, kini teman‑sohib pengurus ada yg usia 38 ada, 28 ada," ujarnya wanita yg sehari‑hri jadi dosen di Kampus Atma Jaya Yogyakarta ini.

Sementara penderita yg ada dibawah paguyuban, sebanyak lebih dari 100 orang & tak cuma dari DIY saja. Dengan Cara intens para anggota menjalin komunikasi melalui kelompok pesan instan WhatsApp.

Utk anggota menurut Felicia didominasi wanita. Sementara buat laki‑laki sejumlah tak tidak sedikit. Jelasnya belum seluruh penderita dapat terangkul paguyuban. 

Sekian yang saya dapat sampaikan semoga bermanfaat untuk anda dan keluarga anda dan jangan lupa simak lagi informasi kesehatan terupdate hanya di pengobatan obat herbal kanker payudara

0 komentar:

Posting Komentar

Pengelola




  • Jl. Cikunteun Indah Gg. Situmuhani Rt.05/12 Kel. Sambong Jaya Kec. Mangkubumi Kota Tasikmalaya

  • Hp : 085.318.732.223

  • Pin BB : 57f2c5567

  • Tlpn : 0265-339207

Rekomendasi Produk Baru Obat Kanker Payudara Untuk Di padukan Dengan Zedoril-7



Cara Pemesanan Walatra Berry Jus

BRJ : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat : No.Hp / No.Tlpn

Kirim Ke : 085.318.732.223


Recent Posts

BPOM RI. POM TR : 173304521

Nah" bagi anda yang ingin segera merasakan khasiatnya silahkan SMS saja dengan format pemesanan seperti berikut ini :


OZD : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat : No.Hp / No.Tlpn

Kirim SMS/WhatsApp ke : 085.223.808.444


      • * Ingat OZD adalah kode yang wajib anda cantumkan dalam setiap pemesanannya untuk mempercepat proses lebih lanjut
      • * Untuk pemesanan 1-2 botol bisa akmi kirim terlebih dahulu setelah barang diterima segera konfirmasikan pembayarannya

      • * 1 botol kemasan isi 100 Kapsul Rp.390.000-, belum termasuk ongkos kirim
      • * FREE ONGKIR untuk pemesanan diatas 2 botol


Di ingatkan bagi calon pelanggan kami yang beri’tikad tidak baik akan terkena sanksi :PASAL 5 BAB III NO.8 TH 1999 :

" Tuntutan Hukum pidana dan dendaan atas langgaran tidak memenuhi kewajiban konsumen. "

Bahkan dianggap pencuri oleh Allah SWT :

Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.” (HR. Ibnu Majah no. 2410. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shohih).

NO Rekening


Bank BCA KCU Tasikmalaya

No. Rekening : 054-0606-196

Atas Nama : Aryanto

Bank BRI Cab. Tasikmalaya

No. Rekening : 0100-01-054862-50-5

Atas Nama : Aryanto

Bank BNI KC Tasikmalaya

No.Rekening : 0226098704

Atas Nama : Aryanto

Bank Mandiri KCP Tasikmalaya

No. Rekening : 131-00-0994255-0

Atas Nama : Aryanto

Bank CIMB Niaga Cab. Tasikmalaya

No. Rekening : 439-01-01029-11-8

Atas Nama : Aryanto